Kamu menggenggam tanganku erat,dan kita bercanda berdua.
Kita memang teman.
Tapi kalau begini rasanya berteman ,aku ga akan pernah mau kehilangan teman seperti kamu .
Aku sangat bahagia,berharap akan terus begini dan tidak akan berganti pagi .
Setiap kita berdua, sepasang mata kita Menengok bulan dan bintang dikala malam ,
Disana kita rajut mimpi indah yang tak berbatas dan berkhayal berbagai hal yang tak akan mungkin terjadi.
Merasa dunia milik kita dan berharap mimpi itu jadi nyata .
Tapi itu kemarin,sekarang kamu terang-terangan sudah bahagia merajut mimpi dengan wanita lain .
Senyummu terlihat merekah dan kamu sangat bahagia tanpa aku .
Aku ikut bahagia meski kenyataannya batin aku sangat tersiksa.
semuanya bukan lagi menjadi rasa yang manis , tapi rasa pahit yang sangat pahit .
Tapi kamu membuat aku mengerti , Kadang rasa pahit itu memang harus aku rasakan .
karena manusia akan lebih menikmati dan mensyukuri rasa manis itu kalo kita sudah merasakan pahit yang teramat pahit dulu.
harapan yg teramat sulit utk di dapat tnp suatu pengorbanan..hahaha
BalasHapus